tidak ada salahnya untuk menghadapi suatu kehancuran dengan keriangan
-
Beranda
-
Arsip
February 2026 M T W T F S S 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28
tidak ada salahnya untuk menghadapi suatu kehancuran dengan keriangan
“Meski rumit, aku ingin mencintaimu.”~ Senartogok Sungguh, aku tak menyangka sudah selama itu. Empat tahun. Waktu begitu cepat berlalu, hingga kau juga yang menyadarkanku bahwa sudah 4 tahun kau menghilang dariku. “I’m a mom with 2 kids now,” balasmu ketika aku menanyakan balik kabarmu. Aku tidak terlalu terkejut, mengingat bibir salah satu dari dua […]
Kami berempat tengah duduk berdekatan pada kursi plastik di teras. Aku, sepupuku, dan dua pria paruh baya: yang lebih tua adalah salah seorang teman dekat tuan rumah, dan yang lebih muda adalah adik bungsu tuan rumah. Sementara sang tuan rumah—adik ipar ayahku—terbaring tenang di dalam peti mati di ruang tengah. Kedua pria tersebut diperkenalkan secara […]
“Ini aja dia yang nyiptain yaa..?” ucapnya seraya menunjuk langit. “Iya..” jawabku singkat. “Tapi yang beruntung Islam ya, bisa mendapatkan ini semua..” lanjutnya. Aku terdiam sejenak, menatapnya, yang balas menatapku. Lalu aku kembali menghisap rokokku. Pelan dan dalam..
Dua botol bir menjadi penutup diskusi penuh racauan malam ini. Setelah meletakkan botol kosong di sebidang tanah yang menjadi tempat tumpukan sampah, aku bergegas ke rumah. Kubuka pintu dan kudapati ayahku masih terjaga, tengah menonton televisi.
“The only important thing on the television is the switch-off..” – unknown Sudah sekitar 5 tahun belakangan ini minatku menonton televisi jauh berkurang, karena aku (baru) menyadari bahwa sebagian besar—jika tidak dapat dikatakan seluruhnya—acara dalam kotak tersebut hanya menyajikan kekonyolan dan omong-kosong belaka.
Sepatutnya kuucapkan terima kasih yang sangat pada Tarjo. Karena melalui senartogok, dia telah meyakinkanku agar tidak lagi merasa malu untuk menangis. Membuatku berhenti beranggapan bahwa menangis hanyalah untuk orang-orang yang lemah sedangkan aku begitu tegar dalam menghadapi kebrutalan hidup. Terima kasih telah membantuku kembali menjadi manusia.
“I was alone, falling free, trying my best not to forget.” – Placebo. Sebagian besar, pagi yang kulalui selagi aku meneruskan hidup sebagai parasit keluarga adalah pagi yang suram. Terbangun dengan keengganan untuk beranjak dari kasur dan kebingungan untuk melakukan apa setelahnya, sementara sebagian besar manusia lain yang berada di zona waktu yang sama denganku […]
“If you want loyalty, get a dog. If you want loyalty and attention, get a smart dog.” – Grant Fairley. Kala itu kita masih belasan, dan aku patut mensyukurinya karena seperti yang pernah kau akui, kala itu kau begitu terbuka untuk menjalin hubungan dengan orang asing; dalam hal ini lawan jenis sebayamu; seperti remaja pada […]
Obrolan dan racauan silih berganti terlontar dari mulut kami, diiringi semilir angin sore tadi. Di sebuah balai rw, di tepi tanah lapang yang masih sering disebut rawa, meski sudah tersentuh pembangunan di beberapa bagiannya. “…karena manusia-manusia yang ada disini sudah tidak manusiawi lagi..” begitu kira-kira racauan seorang teman, yang ditujukan pada kami (termasuk dirinya sendiri) […]