“Sometimes anti-social,
but always anti-racist.”
~ Combat 34.
Ada saatnya bagi seseorang menjadi seorang anti-sosial, bahkan tanpa disadarinya.
Kesendirian. Itulah yang kita inginkan kadang, akuilah..
Ada saatnya, kita ingin sendiri dan larut dalam sepi. Membaca sebuah buku ataupun status teman di sosial media, mendengarkan lagu kesukaan dengan volume rendah, berkontemplasi, atau bahkan sekedar mengkhayal.
Ada saatnya, kita membutuhkannya. Bukan guyon teman, belaian nakal kekasih, atau basa basi dengan tetangga.
“Manusia berlalu-lalang, terlihat neraka bernyawa.
Tegas aku berkumandang, menyendiri adalah surga..”
~ Sejarah Filsafat Barat, Senartogok
Disunting pada 10 Februari 2018.