Skip to content

Tag Archives: ganja

Merry: Sedikit tentang ganja dan distopia.

tidak ada salahnya untuk menghadapi suatu kehancuran dengan keriangan

Semiotika Romantika: Ode untuk Seorang Binor dan Elegi Polyamory

“Meski rumit, aku ingin mencintaimu.”~ Senartogok   Sungguh, aku tak menyangka sudah selama itu. Empat tahun. Waktu begitu cepat berlalu, hingga kau juga yang menyadarkanku bahwa sudah 4 tahun kau menghilang dariku. “I’m a mom with 2 kids now,” balasmu ketika aku menanyakan balik kabarmu. Aku tidak terlalu terkejut, mengingat bibir salah satu dari dua […]

Sepenggal sendu bersama ayah..

Dua botol bir menjadi penutup diskusi penuh racauan malam ini. Setelah meletakkan botol kosong di sebidang tanah yang menjadi tempat tumpukan sampah, aku bergegas ke rumah. Kubuka pintu dan kudapati ayahku masih terjaga, tengah menonton televisi.

Manusiawi(?)

Obrolan dan racauan silih berganti terlontar dari mulut kami, diiringi semilir angin sore tadi. Di sebuah balai rw, di tepi tanah lapang yang masih sering disebut rawa, meski sudah tersentuh pembangunan di beberapa bagiannya. “…karena manusia-manusia yang ada disini sudah tidak manusiawi lagi..” begitu kira-kira racauan seorang teman, yang ditujukan pada kami (termasuk dirinya sendiri) […]

Malam: Kecaman yang begitu mencekam..

Untuk kalian, penyuka malam.Dan untuk setiap Putri Herlina, hormatku untukmu. Selinting daun ganja kering nyaris habis terbakar kala obrolan itu tercipta dini hari kemarin, setelah sebelumnya psikoaktif dari obat murah menjalar dalam tubuh bersama berkantung-kantung minuman keras yang juga murah. Berawal dari obrolan yang begitu acak, yang kerap absurd; obrolan orang-orang mabuk. Obrolan berlanjut pada […]

Hujan di bulan Desember: Salam untuk mama.

Sejak siang langit sudah mendung. Ia tak hentinya menjatuhkan butiran-butiran kecil air dari awannya. Ya, butiran kecil, yang setahuku disebut gerimis, bukan hujan. Aku memutuskan untuk berangkat sebelum gerimis kembali membasahi bumi di bagian tempatku berada. Bersama teman-teman yang memutuskan untuk ikut serta bersamaku, kami pun berangkat.Perjalanan cukup menyenangkan. Kami sesekali tertawa dengan suara yang […]

Sedikit tentang sepakbola

Entah sudah berapa lintingan ganja kering dan kantung miras oplosan yang habis. Yang pasti, kami sudah cukup mabuk. Kami mulai asyik masing-masing. Ada yang masih lanjut mengobrol sekalipun menurut pengamatanku, gak nyambung; sibuk dengan ponselnya, dan menonton tivi. Aku sendiri memilih merebahkan tubuh di kasur, bergabung dengan mereka yang sedang menyaksikan sebuah pertandingan sepakbola di tivi […]